Goodsync : Solusi backup & Synchronize data User

Panduan ini ditulis untuk membantu rekan-rekan dalam solusi backup data dari PC user ke server data.
Sebelumnya penulis tidak bertanggung jawab apabila dalam konfigurasi terdapat kesalahan yang menyebabkan data di server terupdate oleh ransomware dan kawan kawannya.

Oleh karena hal tersebut, mohon untuk akses file share ke server dibuatkan sebagai berikut :

  1. by departemen
  2. or by user

sehingga bila kedepannya terjadi kerusakan data di server data, dapat diketahui sumbernya dari mana (departemen or usernya)

Adapun untuk tool yang diperlukan dapat diunduh dari website berikut : http://www.goodsync.com/

masuk pada menu download dan unduh versi goodsync for windows

untuk fersi free sudah memenuhi dari apa yang diperlukan dalam membackup data dari PC user.

  1. untuk langkah pertama setelah file executable installer selesai di download, siapkan segelas kopi dan sebatang rokok
  2. jalankan file installer yang telah diunduh tadi
  3. ikuti langkah-langkah installasi, seperti menentukan directory tempat installasi program, dan menekan tombol “next” atau “yes”
    1. 01-install-awal
    2. 02-install-awal
    3. 03-install-awal
    4. 04-install-awal
    5. 05-install-awal
  4. saat process installasi selesai dilakukan, akan muncul pop-up windows “New Goodsync Job”
    1. terdapat dua pilihan, satu synchronize (two way backup)
      1. 06-configure-a
    2. dan satunya backup (one way backup) dari user ke server, atau dari server ke user
    3. ketik “backup data d” pada bagian “enter job name” untuk job membackup data drive d
      1. 06-configure-b
    4. untuk pilihan tersebut, dari penulis sarankan menggunakan “backup” (one way user to server)
      1. 06-configure-c
  5. pada tampilan goodsync, terdapat dua tombol browse dan dua address bar di sebelah atas (yang masih berisi tanda “?”)
    1. 07-configure-source-00
  6. klik pada tombol “browse” di sebelah kiri, dan pilih drive atau directory yang akan di backup / synchronize, dan klik tombol “OK”
    1. 07-configure-source
  7. klik pada tombol “browse” di sebelah kanan, dan pilih  drive atau directory yang menjadi tempat tujuan backup / synchronize, dan klik tombol “OK”
    1. 08-configure-destination-00
  8. Bila akan menggunakan server data sebagai tempat backup, pilih “windows shares” di kolom sebelah kiri, klik pada tombol “stop” bila goodsync mencari komputer yang aktif di network
  9. masukkan nama computer di belakang “\\” yang ada disebelah kiri tombol stop, misal server data anda bernama SRV-backup, maka ketikan “\\SRV-backup” (tanpa tanda petik “”) dan masukkan username & password untuk mengakses file sharing di server anda, kemudian tekan tombol enter
  10. akan muncul daftar folder yang ada pada server backup anda, pilih folder tujuan tempat untuk membackup data dari PC User.
  11. Bila di server belum terdapat folder dari user, anda dapat menambahkan new folder dengan klik tombol “new folder” pada bagian bawah
    1. 08-configure-destination-01
  12. klik tombol “OK” bila sudah selesai menentukan folder tujuan backupnya.
  13. langkah selanjutnya, adalah menekan tombol “analyze” di bagian kiri kolom “actions” untuk melakukan pengecekan data, antara sisi user dan sisi server
    1. 09-process-01
  14. setelah proses “analyze” selesai, anda dapat menekan tombol “sync” untuk langsung mengirimkan data yang ada di PC user ke server. atau menentukan terlebih dahulu folder mana saja yang akan di backup atau di keep di PC user
    1. 09-process-03

 

Untuk konfigurasi bagian bawah ini, mohon dipastikan anda mengerti apa yang akan anda lakukan. Karena konfigurasi ini akan otomatis mensynkronisasi data antara PC user dan server backup.

Untuk otomatisasi sync data, dapat dilakukan menggunakan langkah berikut:

  1. klik pada tombol “auto” di kolom “action”
    1. 10-auto-00
  2. berikan centang pada :
    1. On file change “analyze” dan “sync”
    2. on loggof “sync”
    3. tun without user interface (unattended)
    4. 10-auto-03
  3. klik tombol “yes” apada saat muncul konfirmasi untuk memberikan akses Goodsync Runner sebagai service seperti berikut
    1. 10-auto-04
  4. Ketikkan password user windows pada PC yang akan di backup
    1. 10-auto-05
  5. Klik pada tombol “Next” dan klik pada tombol “Apply” pada layar berikutnya
    1. 10-auto-06

Berikut adalah tampilan saat ada perubahan pada sisi komputer user, data akan otomatis terupdate pada sisi server

11-sync-00

FAQ :

  1. gimana cara stop file agar tidak di sync ke destination?
    1. cukup klik pada tombol bulat yang ada di tengah antara panah ke kiri dan panah ke kanan seperti pada gambar dibawah. file / folder yang di mark dengan tombol bulat akan di skip pada saat proses sync
    2. 12-other-01 12-other-02
  2. Saya salah setting “backup” menjadi synchronize (2 way backup)
    1. klik pada tombol panah kiri kanan yang ada di bagian atas tengah layar (diantara address bar kiri dan kanan)
      1. 12-other-000
    2. ganti pilihan pada “job type” dari “synchronize 2-way” menjadi “Backup Left to Right (1-Way)” kemudian klik tombol “OK”
      1. 12-other-04
  3. minta krek atau serial numbernya
    1. Beli kk, program bagus gini masak di krek, kasihan vendornya 😀
  4. Mau backupnya ke Google Drive dong
    1. Login terlebih dahulu ke account google dengan default web browser anda
    2. kembali ke program goodsync klik pada tombol browse di sebelah kanan
    3. klik pada menu google drive, masukkan email anda, kemudian klik tombol enter
      1. 12-other-05
    4. akan muncul web browser baru yang meminta anda untuk memberikan access ke Google Drive pada email yang anda pergunakan
      1. 12-other-05-01
    5. Bila akses sudah diberikan, pada saat anda kembali ke program goodsync akan muncul folder yang ada pada Account Google Drive di email yang di pergunakan, pilih folder yang akan dipakai sebagai destination backup, dan klik tombol “OK”
      1. 12-other-05-04
    6. bila anda kembali kelayar utama goodsync yang muncul adalah tampilan seperti ini pada bagian address bar sebelah kanan
      1. 12-other-05-05
    7. Langkah analyze dan sync nya sama seperti pada normalnya.

 

Semoga panduan ini dapat membantu proses backup data kedepannya.

Devy, 23 september 2016